Motor kegiatan sosial keagamaan kecamatan satui
SMKN 1 Satui seperti sekolah kejuruan kebanyakan lainnya yang ada di negeri ini bertujuan menyiapkan tenaga siap pakai dalam dunia industri dan dunia usaha bagi setiap lulusannya, sehingga sedikit banyak tidak dapat dipungkiri pendidikan Agama pada sekolah kejuruan tidak mempunyai waktu yang cukup untuk dipelajari oleh para siswa, padahal pengetahuan Agama sangatlah berperan untuk menjadikan tenaga profesional pada dunia usaha/industri selain pengetahuan umum. Berangkat dari masalah itulah kepala SMKN 1 Satui yang pertama pada masa itu, Ahmad Barkati, S.Ag (alm) bersama-sama dengan wakasek Kurikulum M. Amin, S.Hut. Pembina OSIS Mahyuddin, S.Pd dan Guru Pendidikan Agama Islam, Maruan, S.Pd.I mencetuskan ide untuk membentuk sebuah organisasi dibawah naungan OSIS yang berhaluan untuk pendalaman Ilmu Agama Islam bagi para siswa SMKN 1 Satui, sehingga pada tahun 2006 terbentuklah sebuah organisasi Rohani Islam. Organisasi tersebut dalam perjalannya diberi nama Kelompok Study Islam (KSI) Ihya ulumuddin SMKN 1 Satui. KSI Ihya Ulumuddin yang terbentuk itu diharapkan mampu menjadi wadah bagi para siswa SMKN 1 Satui untuk memperdalam dan menghidupkan ilmu-ilmu agama Islam sesuai dengan namanya yang disadurkan dari salahsatu kitab terkenal karangan ulama terkenal, Imam Al Ghazali.